(06/07) Ketika gerak pembangunan kita, terkonfirmasi
(06/07) Menghidupkan rantai nilai
(06/07) Menyelesaikan antara “telur atau ayam”
(06/07) Layanan Infrastruktur apa yang bisa kita wujudkan dengan dana Rp1 Triliun ?
(06/07) Pembangunan, Bukan Pembingungan
(06/07) Mendudukkan Pertanggungjawaban
(26/07) Mudik, Pergeseran Konsumsi Bandwidth Kita.
(26/07) "Menilai" Sendiri Kondisi Infrastruktur Kita
(26/07) Mentertawakan Diri Sendiri - Timpangnya Kecanggihan Fasilitas, Operatorship, dan Kesadaran Pengguna
(26/07) Pergerakan Sumber Daya Selama Mudik - Pembelajaran Tiada Akhir
(26/07) Setelah Semua Transportasi Massal, Terbangun
(26/07) Gimana Caranya Agar Pembangunan Infrastruktur Cepat Selesai dan Beroperasi Melayani Masyarakat Secara Tepat Waktu?
(09/08) Klasifikasi Infrastruktur menurut PaBim
(17/10) Seri Mengingat – Jembatan Ampera
(18/10) Seri Mengingat - Sistem Gerak Elevasi dan Depresi Jembatan Ampera
(19/10) Seri Mengingat - Ide dibalik Jembatan Ampera
(20/10) LRT Pendamping Jembatan Ampera
(24/10) 9 Ruas Jalan Tol Trans Jawa Era Presiden Jokowi
(25/10) MRT dan LRT, Moda Transportasi Ibukota (yang seharusnya)
(26/10) Manfaat Panel Surya Bagi Pulau-pulau 3T (Terdepan,Terluar dan Tertinggal)
(30/10) 4 Moda Transportasi Jelang Asian Games 2018
(31/10) Sumber Air Bersih di Jakarta
(01/11) Fasilitas Pendidikan di Indonesia
(02/11) Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia
(07/11) Seri Mengingat – 5 Jembatan Sejarah Peninggalan Zaman Belanda

Ketika gerak pembangunan kita, terkonfirmasi

By bimam | Jul 06, 2017

Mengutip tulisan Hans-Paul Bürkner 17 January 2017 (global.handelsblatt.com),

Dimana dalam banyak hal, dia melihat bahwa dunia sedang mengalami stagnasi. Banyak orang merasa terjebak, dan para pemimpin nasional perlu mengembalikan harapan mereka untuk kembali memiliki harapan adanya kehidupan yang lebih baik.

Untuk itu, Boston Consulting Group (BCG) telah mengembangkan agenda lima bidang bagi para pemimpin nasional dan perusahaan untuk dapat memberikan kesempatan bertumbuh dan  berkembang bagi orang-orang di bawah kepemimpinannya.

Di sektor publik,  kesempatan untuk tumbuh dan berkembang tersebut hanya dapat disediakan oleh para pemimpin nasional yang mau berinvestasi lebih keras dan lebih bijak, dalam lima bidang utama berikut:

  1. Layanan kesehatan, pendidikan dan pelatihan. Semua warga negara seyogyanya mendapatkan akses ke rumah sakit, sekolah (hingga universitas), dan fasilitas pelatihan ulang untuk memastikan segenap warga negara sebagai bagian dari tenaga kerja nasional dapat tumbuh dan berkembang sesuai kebutuhan yang terus berubah dari waktu ke waktu.
  2. Infrastruktur transportasi. jaringan jalan terus diperbarui. demikian pula rel kereta api, pelabuhan, dan bandara untuk tujuan domestik dan internasional. Efektivitas dan efisiensi pergerakan orang dan barang harus terus dijaga untuk menjamin pertumbuhan yang berkelanjutan.
  3. Jaringan digital. konektivitas online yang komprehensif dan cepat yang mampu menjadikan setiap orang merasa lebih dekat satu sama lain. Pertukaran informasi dan ide-ide baru memungkinkan terbentuknya model-model bisnis baru dan eksekusi transaksi yang makin kompetitif di pasar nasional maupun global.
  4. Modal finansial. sistem keuangan nasional yang inklusif, yang mampu menyediakan akses ke rekening bank, meningkatkan akses kredit, dan terus mengembangkan pasar keuangan serta mendorong pertumbuhan investasi nasional.
  5. Pemerintah yang bersih, mampu menegakkan supremasi hukum dan menjamin kepastian regulasi bisnis bagi segenap pelaku usaha. Korupsi harus diberantas, dan layanan sipil yang efektif perlu diwujudkan secepat mungkin.

Upz... tunggu... bukankah hal-hal di atas "sebagian besar" sedang berlangsung sekarang ini? Alhamdulillah, gerak pembangunan kita terkonfirmasi. (BIM)

Sumber foto: www.unsplash.com (by: Mike Wilson)